Minggu, 06 Desember 2015

Mahkota Pemikat Si Hawa

Banyak pria sepertinya berpikir bahwa ketampanan dan penampilan menarik merupakan sesuatu yang ditakdirkan secara genetik. Banyak juga yang berpendapat jika mereka menerapkan kebersihan diri, berpakaian sopan, dan memilih gaya rambut trendi, juga melakukan semua yang mereka bisa untuk nampak bagus dapat membuat lawan jenis tertarik. Singkatnya, menjadi menarik merupakan keuntungan besar saat ingin berkencan dengan para gadis cantik.
Salah satu amunisi yang harus laki-laki perlihatkan terutama pada rambutnya. Ya, rambut di atas kepalanya. Hal yang menjadi perhatian kaum hawa saat pertama kali tertuju adalah rambut, karena model rambut sangat menunjang penampilan, karena pepatah mangatakan "bagai air di daun talas, nggak pernah potong rambut berarti malas". Itu pepatah apa pantun? yang jelas kata-kata tersebut mengisyaratkan agar rambut para kaum laki-laki itu selalu rapi.  

1.   Belah samping
Jenis rambut seperti ini, membuat laki-laki terlihat dewasa. Biasanya jenis rambut seperti ini untuk rambut tebal dan sedikit bergelombang, dan yang pasti model rambut ini adalah salah satu idaman para kaum hawa.


 2. Keriting berkilau
Rambut keriting bukan berarti Anda tidak bisa bergaya untuk menjadi idaman para wanita, faktanya rambut keriting bisa lebih memancarkan ketampanannya bila dirawat dengan baik dengan menambahkan sedikit gel rambut, maka rambut Anda akan terlihat berkilau dan siap tampil berbeda di depan pasangan.

3. Model rambut jadul
Model rambut jadul memang belakangan ini mulai di gemari para laki-laki remaja gaul. Jangan salah, Model rambut jadul juga bisa terlihat keren loh, mungkin itu alasan kenapa sekarang banyak para laki-laki senang menata rambutnya jadi model jadul. Selain rapi, tentunya bisa memikat hari para kaum hawa.


4. Samping tipis, tengah tebal
Model rambut yang satu ini juga mulai menjadi tren di kalangan para laki-laki. Seperti yang kita tahu bahwa model rambut seperti ini, sampingnya tipis dan tengah nya tebal. Jika para laki-laki menggunakannya mungkin akan lebih memikat pasangannya.

5. Jigrak pendek
Model yang satu ini juga jadi idaman para kaum hawa. Itu karena laki-laki terlihat cool saat mempunyai rambut seperti ini. Lagi pula rambut seperti ini mudah untuk ditata.

Selamat mencoba...

(Rep: Rani Nurwulan/ Editor: Yulianti D.N, Sinta Novia S.)

Sumber foto:

Jangan Sampai Salah Pilih!

Rubber                   Canvas  
Leather
                Stainless steel







Salah satu must have fashion item bagi pria adalah jam tangan. Karena tidak banyak aksesoris untuk pria, maka jam tangan merupakan alternatif paling tepat dalam melengkapi penampilan. Selain berfungsi sebagai penunjuk waktu, jam tangan pada pria juga dapat menunjukan identitas dan status sosial. Jam tangan berlapis emas seperti yang dikenakan Hotman Paris Hutapea misalnya, menggunakan jam tangan mewah semacam itu tentu menunjukan status sosial yang berarti bukan dari kalangan biasa. Tetapi tidak semua model jam tangan cocok dipakai kemanapun. Berikut cara mengenakan jam tangan dengan model yang tepat untuk situasi dan kondisi yang tepat. .

1.       Rubber
Jenis jam tangan dengan bahan dasar karet ini banyak digunakan pada kalangan remaja. Cocok untuk kegiatan yang menyibukkan atau aktifitas olah raga karena bahannya yang lentur dan mudah menyerap keringat.

2.       Canvas
Jenis jam tangan ini cocok untuk dipakai sekolah atau kuliah dan juga untuk jalan-jalan santai karena modelnya yang simple dan tidak mencolok.
3.      Leather
Jam tangan berbahan dasar kulit ini cocok untuk menghadiri acara formal maupun semi formal.

4.      Stainless steel
Jam tangan stainless steel sangat pas bila digunakan pada acara formal dan tidak cocok digunakan untuk aktivitas olahraga karena bahannya yang kaku akan memungkinkan untuk mengalami cedera.

(Rep: Dini Vidiani A./ Editor: Yulianti D.N, Sinta Novia S.)

Sabtu, 05 Desember 2015

Kepada Pria: Hindari Kesalahan Ini!

Beberapa pria memang terlihat acuh dengan gaya berpakaian yang ia kenakan. Tapi pria berkualitas, tentu akan memperhatikan penampilanya (setidaknya untuk first impression). Berbeda dengan wanita, fashion pria memang sedikit mengalami perubahan variasi model dari tahun ke tahun. Namun, tak mengartikan bahwa fashion pria membosankan. Hal positifnya adalah tidak membuat seorang pria kerepotan dengan mengikuti trend fashion yang sedang hits di pasaran. Dari zaman kuda gigit besi,  gaya penampilan formal pria hanya satu set, yakni jas, kemeja, celana bahan, dan sepatu pantofel.

Hebatnya, walau hanya berpenampilan seperti itu dari zaman ke zaman, pria selalu berhasil menarik perhatian wanita. Karena kebanyakan wanita senang melihat penampilan pria yang rapi menjadi nilai plus di hadapan wanita. Sayangnya, kebanyakan pria tidak memperhatikan hal tersebut dan lebih suka berpenampilan ala kadarnya. Kesalahan tersebut di antaranya:

1.      Menggunakan Sepatu Lusuh
Biasanya pria memiliki satu sepatu yang selalu ia pakai kemanapun ia pergi, sehingga lama kelamaan sepatu yang sering dikenakan mulai kotor dan warnanya pun memudar. Bagi pria, sepatu yang sudah lusuh itu justru lebih nyaman dipakai dan memiliki makna tersendiri, sehingga meningkatkan kepercayaan diri saat memakainya. Tapi bagi wanita, melihat pria selalu mengenakan sepatu lusuh dari hari ke hari akan membuat wanita bosan dan memberi kesan bahwa pria tersebut jorok.

2  2.   Menggunakan Warna Kontras
Hitam, coklat, abu-abu adalah warna wajib  untuk pria. Sesekali memakai pakaian dengan warna cerah memang tidak ada salahnya,  yang menjadi masalah adalah ketika warna yang dipilih kontras dengan warna kulitnya atau menjadi tabrak warna dengan warna pakaian lainnya atau aksesoris yang dikenakan. Kesalahan tersebut biasanya banyak dilakukan oleh pria berkulit gelap. Menggunakan warna seperti kuning atau oranye cerah, tentu akan terlihat kontras dengan warna kulitnya, sehingga warna pakaian akan terlihat menonjol dan menarik banyak orang untuk melihatnya, sehingga wanita akan merasa risih dengan kondisi tersebut. Itulah alasan kenapa wanita tidak menyukai pria dengan pakaian berwarna cerah selain karena warna cerah menunjukan warna pakaian wanita.

3. Menggunakan Celana yang Terlalu Pendek
Berada di iklim tropis ditambah dengan pemanasan global yang sedang terjadi membuat beberapa pria gemar menggunakan celana pendek. Namun satu hal yang perlu diperhatikan pria saat menggunakan celana pendek adalah ukuran. Celana pendek dengan panjang sampai selutut akan lebih disukai wanita. Sementara menggunakan celana pendek yang panjangnya hanya sepaha akan membuat wanita geli bahkan melirik pun tidak ingin.

(Rep: Dini Vidiani A./ Editor: Yulianti D.N, Sinta Novia S.)

Topi Para Bangsawan

   
Beret                          Cloche hats                  Cartwheel hats
The Royal Family, keluarga kerajaan Inggris ini memang tak akan pernah berhenti menjadi sorotan. Hal yang tidak kalah menarik dari para bangsawan kerajaan Inggris yakni gaya berpakaian yang dikenakan. Bila diperhatikan, setiap putri bangsawan selalu memakai topi sebagai hiasan kepala di berbagai acara.

Di Inggris, topi menjadi simbol status dan mencerminkan karakter pemakai layaknya busana. Dalam penggunaannya, topi tetap bertujuan untuk melidungi kepala dari  panas, tetapi di Inggris, topi memiliki sejarah panjang. Bagi wanita Inggris, topi tidak hanya sekedar hiasan kepala saja, tapi juga menjadi tradisi dan untuk mencerminkan kekayaan pemakainya. Semakin unik desain yang dikenakan, maka semakin kaya pula pemakai topi tersebut.

Calot hat merupakan nama dari topi yang dipakai oleh para bangsawan Inggris. Calot hat atau topi Calot sudah muncul di dunia fashion sejak tahun 1920 dan mencapai kepopuleranya pada tahun 1950. Bentuk topi yang tidak memiliki pinggiran ini tentu akan menambah keindahan rambut karena bentuknya yang tidak menutup seluruh bagian kepala. Namun, dari waktu ke waktu, para milliner* lebih kreatif dalam mendesain Calot hat ini sehingga bentuknya semakin beragam. Seperti yang digunakan oleh Putri Beatrice yang tidak lain adalah sepupu dari Pangeran William. 
        Putri Beatrice                Lady Diana            Princess Maxima      



*adalah pembuat topi khusus wanita

(Rep: Dini Vidiani A./ Editor: Yulianti D.N, Sinta Novia S.)

Sumber foto:

Jumat, 04 Desember 2015

Pashmina Ima VS Pashmina Turki

      *Pashmina Ima                           **Pashmina Turki
Perkembangan pakaian muslim kian hari kian berkembang dan tidak kehabisan ide untuk menciptakan sesuatu yang baru dan diminati kalangan haum hawa ini. Salah satunya adalah pashmina. Pakaian pelengkap yang hampir mirip dengan selendang ini makin beragam jenisnya.  Seperti yang sedang banyak diminati saat ini, yaitu Pashmina Ima dan Pashmina Turki. Model yang kekinian, simple, namun akan tetap terlihat anggun dan modis bagi siapapun yang mengenakannya. Dipadukan dengan style sista yang feminin or casual, kesan cantik akan selalu melekat.  Lalu, apa saja perbedaan dari kedua jenis pashmina tersebut?
Pashmina Ima Scraf
Pashmina Turki
Pashmina Ima yang biasa disebut pashmina lancip karena bentuknya yang mudah di atur  adalah pashmina yang biasa dipakai orang Turki, berbahan katun ima import Jepang yang lembut, nyaman, dipakai, tidak panas atau gatal, gampang diatur sesuai keinginan, dan pinggiran jilbab dihiasi rawis-rawis.

Pashmina Turki sangat berbeda dibandingkan dengan pashmina Indonesia pada umumnya. Pashmina Indonesia yang biasanya dipakai melingkar-melingkar sepertinya sangat ribet jika dibandingkan dengan negara masjid kubah biru ini. Pashmina Turki ukurannya relatif besar yaitu sekitar 80 x 180 cm. Bahannya juga berbagai macam. Ada yang mulai dari polyester katun, katun 100%, sutra, tenunan polyester-viscose, hingga sifon. Walaupun dari bahan sifon, tapi tahukah kamu, sifonnya berkualitas dan relatif lebih tebal dibandingkan sifon Indonesia.


Nah, untuk para hijabers, apapun jenis pashmina yang akan dikenakan sista, hal yang perlu diperhatikan adalah kenyamanan sista saat mengenakannya. Nggak ribet, nggak kepanasan and stay beautiful. 



Kamis, 03 Desember 2015

Mengapa Harus Hitam?

Aksesoris kacamata hitam ini memang selalu menjadi pelengkap dalam bergaya. Meski warnanya hitam, kacamata ini tidak kehilangan pesona bagi si pemakainya sebagai penunjang penampilan. Biasanya kacamata hitam ini banyak dipakai ketika berada di pantai atau di luar ruangan yang mana cahaya matahari akan langsung mengenai mata Anda. Bukan hanya dipakai sebagai aksesoris, kacamata hitam pun mampu melindungi mata Anda dari sinar matahari yang menyilaukan.

Tapi, pernahkah Anda sadar bahwa kacamata hitam dapat membuat penglihatan Anda menjadi lebih gelap? Hal ini tentunya membuat anda melewatkan keindahan alam yang sesungguhnya.

                Masalah tersebut nyatanya tidak mengahalangi seseorang untuk tetap mengoleksi kacamata hitam dengan variasi dan bentuk yang berbeda. Kenapa harus kecamata hitam? Melihat fungsi kacamata hitam sendiri, selain melindungi mata dari silaunya matahari dan debu saat berkendara, kacamata hitam akan menambah kepercayaan dirinya dan terlihat stay cool. Mungkin kacamata hitam tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pakaian, tapi jangan salah, suatu saat Anda akan membutuhkannya mungkin saat berkendara, pergi ke suatu tempat, dan saat bermain komputer untuk mengurangi radiasi. Tidak ada salahnya untuk menggunakan kacamata hitam, bukan? Buat seleramu jadi gayamu!



(Rep: Yani Yuningsih/ Editor: Yulianti D. N, Sinta N.S)

Topi Pengaruhi Gayamu

Jika kacamata mampu melindungi mata dari silaunya matahari, maka kita tahu fungsi utama topi yaitu sebagai pelindung kepala dari teriknya matahari. Sesuai dengan perkembangan zaman, topi memang memiliki banyak jenis dan modelnya. Kini topi mempunyai fungsi lain, tidak lain yaitu agar terlihat lebih cool.  

             Ada tips memilih topi yang tepat yang menyesuaikan dengan bentuk wajah kaum adam. Yuk, intip tips berikut ini: 
1. Pertama, Anda dapat mencocokkan terlebih dahulu gaya topi dengan bentuk wajah dan tinggi badan. Laki-laki yang lebih tinggi bisa menggunakan topi lebar asalkan pinggiran topi tidak melebihi lebar bahu.
2. Kedua,  Anda harus mencocokan terlebih dahulu dengan bentuk wajah, untuk yang berwajah bulat disarankan mengenakan topi dengan cekungan yang tinggi dan pinggiran yang lebar.
3. Terakhir, untuk Anda yang mempertimbangkan warna kulit. Jika kulit anda kemerah-merahan, akan lebih baik menggunakan topi berwarna merah muda, merah atau keperak-perakan. Sementara untuk kulit yang agak gelap maupun kuning langsat, topi dengan warna apapun akan terlihat bagus.

            Tidak ada topi yang akan terlihat bagus bila hanya untuk menutupi rambut yang tidak terurus dan berantakan. Meski begitu, sejumput rambut di bawah topi terlihat bagus untuk melembutkan penampilan Anda. Selain bentuk wajah, penampilan dalam rambut, melihat dari pakaian kaum laki-laki yang terkenal sangat simple dan tidak neko-neko. Dikaitkan dengan pakaian, topi bisa matching dengan pakaian dengan motif bebas, asalkan berjenis kaos dan kameja yang kotak-kotak.

Oke info menarik ini bisa kalian coba. Bagaimanapun juga, kenyamanan adalah hal yang utama.


(Rep: Yani Yuningsih / Editor: Yulianti D.N, Sinta Novia S.)